Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Mortalisme Mortal

Gambar
Adakah sedikit terbesit tentang ku kepada aku? Lama rasanya aku tak bersua dengan diriku. Hanya lalu lalang aku dihadapanku tanpa sapaan sedikitpun. Mungkin jalan ku sendiri tak sesuai dengan maksut diriku atau mungkin hanya karena hal yang fundamental aku menjauh dari diriku sendiri? Hanya Sang Maha Penguasa yang tahu dan bisa memberitahuku lewat apapun yang Ia kehendaki. Sekarang tentang Mortalisme Mortal. Sebegitukah aku harus menyamarkan kata itu? Padahal manusia yang lebih dulu menapaki bumi ini daripada manusia lainpun mau mengakuinya dan mengucapkannya pada rangkaian kata yang indah yang ditujukan untuk Yang Maha Agung. Susah untuk menguraikan kata Mortalisme Mortal menjadi apa yang ku maksudkan sehingga muncul rasa untuk menyesalinya.. Sang Pencipta-ku lebih tahu setapak yang harus aku lalui dan tak akan membiarkan ku tersesat setelah komitmen dalam sebuah kata "AL'AWDAT 'IILAA DIARIHIM" Sampai Jumpa di Coretan lain

Al'awdat 'iilaa Diarihim

Gambar
Asing mendengar kata itu, Bahkan aku yang menuangkan apa yang telah kurasakan dan masih kurasakan ini pun masih terasa asing. Sebenarnya ragu untuk menuliskannya. Tapi angin pun masih terus berhembus tanpa melihat apa yang menghalanginya.  "Kembali" kata yang sangat mungkin bisa merujuk dan mendefinisikan apa yang terasa asing dalam judul itu. Banyak orang berpikir ketika terucap "Kembali" adalah menuju dari mana kita berasal, namun tidak dalam tulisan ini. Selalu aku tegaskan, kata yang terlintas tidak selalu menjadi artinya, hanya aku ungkapkan dengan tak sama. Kembali kepada apa yang telah lama hilang, bahkan sejak seorang aku yang tak lebih tinggi dari meja kantor kalian pun sesuatu itu telah hilang. Apa yang sebenarnya aku tuju untuk kembali? Aku Berkata dari Pikiranku... Sebuah naungan nan Agung yang tak seorangpun bisa membayangkan ke Agungan-Nya Kali ini tak perlu aku masuk terlalu dalam ke liang bahasa Disana-lah aku kembali, aku me...